Penanaman Padi menggunakan sistem SRI
Organik menurut NOSC Nagrak Sukabumi diantaranya adalah sebagai berikut :
Pengolahan tanah dilakukan tanah dengan
menggunakan Ternak atau Traktor sesuai dengan situasi dan kondisi dan memberikan kompos 5-7 ton/Ha
tergantung kesuburan tanah.
-Uji benih.
·
Uji
benih dengan menggunakan larutan air garam dengan konsentrasi 2%.
·
Sebelum
benih direndam dalam larutan dicoba dengan menggunakan telur, apabila telur
mengapung maka pengujian benih dapat dilakukan dengan cara mencelupkan benih
kedalam larutan tadi dimana bila benih tenggelam berarti benih tersebut baik
dan dipilih untuk ditanam, sedangkan benih yang di masukkan larutan tersebut
bila ada yang terapung berarti harys dibuang.
Persemaian dalam skala luas
dilakukan pada lahan pekarangan
Lapisi plastik
supaya akar tidak tembus,
Isi tanah dicampur kompos dengan perbandingan 1 : 1 dan
taburkan benih yang sudah dilakukan uji benih
Persemaian
skala sempit dilakukan dengan nampan atau besek dan Persemaian umur 5-7 hari
siap tanam.
Jarak
tanam dengan 30 x 30 atau 40 x 40 dengan menggunakan alat yang biasa di sebut
Marker/Caplak
Penaman
dengan ketentuan perlakuan :
Tanam pindah tidak lebih dari 15 menit,
Bibit muda
5-7 hari , tunggal, dangkal,
akar horizontal
Tidak digenangi. Petakan sawah tidak digenangi, air cukup tersedia di
saluran
Tidak menggunakan
Pestisida An-organi, artinya tidak menggunakan Obat Pestisida dan dalam pengendalian
hama melainkan menggunakan musuh alami saja
