Tampilkan postingan dengan label tanpangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanpangan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2012

SRI


Penanaman Padi menggunakan sistem SRI Organik menurut NOSC Nagrak Sukabumi diantaranya adalah sebagai berikut :
Pengolahan tanah dilakukan tanah dengan menggunakan Ternak atau Traktor sesuai dengan situasi dan  kondisi dan memberikan kompos 5-7 ton/Ha tergantung kesuburan tanah.

-Uji benih.
·         Uji benih dengan menggunakan larutan air garam dengan konsentrasi 2%.
·         Sebelum benih direndam dalam larutan dicoba dengan menggunakan telur, apabila telur mengapung maka pengujian benih dapat dilakukan dengan cara mencelupkan benih kedalam larutan tadi dimana bila benih tenggelam berarti benih tersebut baik dan dipilih untuk ditanam, sedangkan benih yang di masukkan larutan tersebut bila ada yang terapung berarti harys dibuang.
Persemaian dalam skala luas dilakukan pada lahan pekarangan
Lapisi plastik supaya akar tidak tembus,
Isi tanah  dicampur kompos dengan perbandingan 1 : 1 dan taburkan benih yang sudah dilakukan uji benih
Persemaian skala sempit dilakukan dengan nampan atau besek dan Persemaian umur 5-7 hari siap tanam.
Jarak tanam dengan 30 x 30 atau 40 x 40 dengan menggunakan alat yang biasa di sebut Marker/Caplak
Penaman dengan ketentuan perlakuan :
Tanam pindah tidak lebih dari 15 menit,
Bibit muda  5-7 hari , tunggal, dangkal,  akar  horizontal
Tidak digenangi. Petakan sawah tidak digenangi, air cukup tersedia di saluran
Tidak menggunakan Pestisida An-organi, artinya tidak menggunakan Obat Pestisida dan dalam pengendalian hama melainkan menggunakan musuh alami saja